GELAR BUDAYA HARI JADI BANYUMAS 2010

KEGIATAN PERINGATAN HARI JADI KE-428
KABUPATEN BANYUMAS TAHUN 2010
PEDOMAN PENYELENGGARAAN GELAR BUDAYA HARI JADI

I. DASAR
Surat Keputusan Bupati Banyumas Nomor 003//143/2010 tanggal 23 Febuari 2010 Tentang
Pembentukan Panitia Hari jadi Ke 428 Kabupaten Banyumas Tahun 2010.

II. TEMA DAN SUB TEMA
Tema Gelar Budaya Hari Jadi Kabupaten Banyumas ke-428 Tahun 2010 adalah :
“ DENGAN HARI JADI KE-428 KABUPATEN BANYUMAS KITA TINGKATKAN SEMANGAT
KEBERSAMAAN DALAM PEMBANGUNAN “

Sub Tema
1. MARI BERSAMA KITA TINGKATKAN PEMBANGUNAN DAN PERTUMBUHAN
EKONOMI BANYUMAS
2. MELALUI PELAYANAN PUBLIK YANG PRIMA BANYUMAS SIAP SONGSONG ACFTA
2010
3. PELAYANAN PUBLIK PRIMA, MASYARAKAT SEJAHTERA
4. AYO WUJUDKAN MASYARAKAT BANYUMAS YANG BERIMAN, CERDAS, SEHAT DAN
BERBUDAYA
5. DENGAN HARI JADI KE-428 KITA TINGKATKAN BUDAYA BERSIH DAN SEHAT
6. PEMBANGUNANE REGENG, RAKYATE SENENG
7. TAMBAH TUA KABUPATENE, TAMBAH TEMUA RAKYATE
8. AYO PADA GUMREGAH MBANGUN BANYUMAS
9. RAKYATE GUYUB RUKUN, PEMBANGUNANE LANCAR

Rangkain Kegiatan Harji Jadi Banyumas yang ke 428:

Gelar Tosan Aji

Pameran Benda Pusaka, Seminar Tosan Aji dan Budaya se-Eks Karesidenan Banyumas di Aula Kodim 0701 Banyumas

28 Maret – 4 April 2010
Pukul 09.00 WIB – selesai

Karnaval Inyong Wong Banyumas dan Kirab Prosesi

Carnaval Inyong Wong Banyumas
(Pawai Promosi Potensi Banyumas, Budaya,
Wisata, Pendidikan, Dunia Usaha, Pertanian,
Klub Kesenian, tokoh masyarakat dan artis)
Start dari Bioskop Rajawali pkl 9.00
Kirab Prosesi Hari Jadi Kab. Banyumas
Peserta: Muspida, Pimpinan dan Anggota
DPRD, Pimpinan Perguruan Tinggi,
Pimpinan Instansi, BUMN, BUMD, Camat
dan Muspika, Pejabat Eselon III dan IV
Pemkab, & Kades se-Kab. Banyumas
Start dari Pendopo Wakil Bupati pkl 14.00

4 April 2010
Pukul 09.00 WIB – selesai

Ziarah ke Makam Dawuhan dan Tasyakuran

Ziarah ke Makam Dawuhan dilanjutkan tasyakuran dan kepungan di Pendopo Kecamatan Banyumas dengan konsumsi tenong dari masing-masing SKPD dilanjutkan dengan Ruwatan Bumi oleh Ki Dalang Tarjono.

5 April 2010
Pukul 08.00 WIB – selesai

Upacara Parade, Ziarah TMP dan Sidang DPRD

Upacara Parade di Alun-alun Purwokerto
Pukul 8.00 dilanjutkan dengan Sidang
Paripurna Istimewa DPRD dan Ziarah ke
Taman Makam Pahlawan Tanjung Nirwana
dipimpin oleh Wakil Bupati

6 April 2010
Pukul 08.30 WIB – selesai

Resepsi (Pagelaran Ketoprak)

Lakon Babad Kutaliman oleh Grup Kethoprak
Pamkab Banyumas di Hall Futsal GOR Satria

10 April 2010
Pukul 20.00 WIB – selesai

Banyumas Motoprix

Kejuaraan Nasional Road Race dan
Pembinaan Atlit Balap Motor di GOR Satria

17-18 April 2010
Pukul 09.00 WIB – selesai

Lomba Drum Band TK

Lomba Drum Band TK Satria Cup ke-9 se-eks
Karesidenan Banyumas di Indoor GOR Satria

30 April-2 Mei 2010
Pukul 09.00 WIB – selesai

Apa itu Hari Raya Nyepi dan Ritual dalam Nyepi ?

Ndak terasa besok adalah hari nyepi, hari suci hari raya bagi umah hindu. besok bagi kebanyakan warga indonesia Libur karena tanggal merah.

Namun banyak yang belum tahu secara pasti, apa sih hari nyepi itu? terus siapa saja yang memperingatinya ? bagaimana menghormati warga hindu yang merayakan hari raya nyepi ini ???

Hari Suci Nyepi

Hari Raya Nyepi adalah hari pergantian tahun Saka (Isakawarsa) yang dirayakan setiap satu tahun sekali yang jatuh pada sehari sesudah tileming kesanga pada tanggal 1 sasih Kedasa. Secara lebih jelas, arti perayaan nyepi dijelaskan pada tajuk lain.

Kegiatan dalam menyambut Hari Raya Nyepi ini ada dua macam yaitu:

1 Sehari sebelum hari raya Nyepi, tepat pada bulan mati (tilem) melaksanakan upacara Bhuta Yadnya (mecaru).
2 Pada hari raya Nyepi yaitu awal tahun baru Saka yang jatuh pada tanggal 1 sasih Kedasa dilaksanakan upacara Yoga Samadhi.
Ada empat berata pantangan yang wajib diikuti pada saat hari raya Nyepi, disebut Catur Berata Penyepian, yaitu:
1 Amati Geni berpantang menyalakan api
2 Amati Karya menghentikan aktivitas kerja
3 Amati Lelanguan berpantang menghibur diri / menghentikan kesenangan
4 Amati Lelungaan berpantang bepergian
Dalam kesenyapan hari suci Nyepi ini kita mengadakan mawas diri, menyatukan pikiran, serta menyatukan cipta, rasa, dan karsa, menuju penemuan hakikat keberadaan diri kita dan inti sari kehidupan semesta. Lakukan Berata penyepian upawasa (tidak makan dan minum), mona brata (tidak berkomunikasi), dan jagra (tidak tidur).

Keesokan harinya yaitu hari raya Ngembak Geni, segenap isi rumah keluar pekarangan dan bermaaf-maafan dengan tetangga dan handai tolan yang ditemui, dalam suasana batin yang telah bersih dan dipenuhi kebijaksanaan.

Secara lebih jelas, pelaksanaan berata penyepian dapat dilihat pada tajuk berikut

sumber : http://www.babadbali.com

Nyepi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Hari Raya Nyepi adalah hari raya umat Hindu yang dirayakan setiap tahun Baru Saka. Hari ini jatuh pada hitungan Tilem Kesanga (IX) yang dipercayai merupakan hari penyucian dewa-dewa yang berada di pusat samudera yang membawa intisari amerta air hidup. Untuk itu umat Hindu melakukan pemujaan suci terhadap mereka.

Pengertian dan Tujuan

Nyepi berasal dari kata sepi(sunyi,senyap).Hari Raya Nyepi sebenarnya merupakan perayaan Tahun Baru Hinduberdasarkan penanggalan/kalender Caka,yang mana dimulai pada tahun 78 Masehi. Tidak seperti perayaan tahun baru Masehi,Tahun Baru Caka di Bali dimulai dengan sepi,dari nol! Tidak ada aktifitas seperti biasa. Semua kegiatan ditiadakan,bahkan pelayanan umum,seperti Bandara Internasional pun tutup,kecuali rumah sakit. Tujuan utama Hari Raya Nyepi adalah memohon ke hadapan Tuhan Yang Mahaesa, untuk menyucikan Buwana Alit (alam manusia/microcosmos) dan Buwana Agung/macrocosmos (alam semesta). Sebelum Hari Raya Nyepi,ada beberapa rangkainan upacara yang dilakukan umat Hindu(khususnya di Bali). Berikut perinciannya.

MelastiTawur (Pecaruan), dan Pengrupukan

Tiga atau dua hari sebelum Nyepi,umat Hindu melakukan Penyucian dengan melakukan upacara Melasti atau disebut juga Melis/Mekiyis. Pada hari ini,segala sarana persembahyangan yang ada di Pura(tempat suci)di arak ke pantai atau danau,karena laut atau danau adalah sumber air suci(tirta amerta) dan bisa menyucikan segala ‘leteh'(kotor) di diri manusia dan alam.

Sehari sebelum Nyepi, yaitu pada “panglong ping 14 sasih kesanga”, umat Hindu melaksanakan upacara Buta Yadnya di perempatan jalan dan lingkungan rumah masing-masing, dengan mengambil salah satu dari jenis-jenis caru (semacam sesajian) menurut kemampuannya. Buta Yadnya itu masing-masing bernama Pañca Sata (kecil), Pañca Sanak (sedang), dan Tawur Agung (besar). Tawur atau pecaruan sendiri merupakan penyucian/pemarisuda Buta Kala, dan segala leteh (kekotoran) diharapkan sirna semuanya. Caru yang dilaksanakan di rumah masing-masing terdiri dari nasi manca (lima) warna berjumlah 9 tanding/paket beserta lauk pauknya, seperti ayam brumbun (berwarna-warni) disertai tetabuhan arak/tuak. Buta Yadnya ini ditujukan kepada Sang Buta Raja, Buta Kala dan Batara Kala, dengan memohon supaya mereka tidak mengganggu umat.

Mecaru diikuti oleh upacara pengerupukan, yaitu menyebar-nyebar nasi tawur, mengobori-obori rumah dan seluruh pekarangan, menyemburi rumah dan pekarangan dengan mesiu, serta memukul benda-benda apa saja (biasanya kentongan) hingga bersuara ramai/gaduh. Tahapan ini dilakukan untuk mengusir Buta Kala dari lingkungan rumah, pekarangan, dan lingkungan sekitar. Khusus di Balipengrupukan biasanya dimeriahkan dengan pawai ogoh-ogoh yang merupakan perwujudan Buta Kala yang diarak keliling lingkungan, dan kemudian dibakar. Tujuannya sama yaitu mengusir Buta Kala dari lingkungan sekitar.

Tahap terakhir adalah melasti, yaitu menghanyutkan segala leteh (kotoran) ke laut, serta menyucikan pretima. Upacara ini dilakukan di laut, karena laut dianggap sebagai sumber amerta. Selambat-lambatnya pada tilem soremelasti harus selesai.

Nyepi

Keesokan harinya, yaitu pada panglong ping 15 (atau tilem Kesanga), tibalah Hari Raya Nyepi sesungguhnya. Pada hari ini dilakukan puasaNyepi yang disebut “Catur Brata” Penyepian dan terdiri dari amati geni (tiada berapi-api/tidak menggunakan dan atau menghidupkan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak mendengarkan hiburan). Brata ini dilakukan sejak sebelummatahari terbit. Menurut umat Hindu, segala hal yang bersifat peralihan, selalu didahului dengan perlambang gelap. Misalnya seorang bayi yang akan beralih menjadi anak-anak (1 oton/6 bulan), lambang ini diwujudkan dengan ‘matekep guwungan’ (ditutup sangkar ayam). Wanita yang beralih dari masa kanak-kanak ke dewasa (Ngeraja Sewala), upacaranya didahului dengan ngekep (dipingit). Demikianlah untuk masa baru, ditempuh secara baru lahir, yaitu benar-benar dimulai dengan suatu halaman baru yang putih bersih. Untuk memulai hidup dalam caka/tahun baru pun, dasar ini dipergunakan, sehingga ada masa amati geni.

Intisari dari perlambang-perlambang lahir itu (amati geni), menurut lontar “Sundari Gama” adalah “memutihbersihkan hati sanubari”, yang merupakan kewajiban bagi umat Hindu.

Tiap orang berilmu (sang wruhing tattwa jñana) melaksanakan brata (pengekangan hawa nafsu), yoga ( menghubungkan jiwa dengan paramatma (Tuhan), tapa (latihan ketahanan menderita), dan samadi (manunggal kepada Tuhan, yang tujuan akhirnya adalah kesucian lahir batin).

Semua itu menjadi keharusan bagi umat Hindu agar memiliki kesiapan batin untuk menghadapi setiap tantangan kehidupan di tahun yang baru. Kebiasaan merayakan hari raya dengan berfoya-foya, berjudi, mabuk-mabukan adalah sesuatu kebiasaan yang keliru dan mesti diubah.

Ngembak Geni (Ngembak Api)

Rangkaian terakhir dari perayaan Tahun Baru Saka adalah hari Ngembak Geni yang jatuh pada tanggal “ping pisan (1) sasih kedasa (X)”. Pada hari inilah Tahun Baru Saka tersebut dimulai. Umat Hindu bersilaturahmi dengan keluarga besar dan tetangga, saling maaf memaafkan (ksama) satu sama lain. Dengan suasana baru, kehidupan baru akan dimulai dengan hati putih bersih. Jadi kalau tahun masehi berakhir tiap tanggal 31 Desember dan tahun barunya dimulai 1 Januari, maka tahun Çaka berakhir pada “panglong ping limolas (15) sasih kedasa (X)”, dan tahun barunya dimulai tanggal 1 sasih kedasa (X).

mari bersama-sama saling mengingatkan dalam hal kebaikan. kita gapai kejayaan nusantara di era ini. jadikan negeri ini yang gemah ripah loh jinawi.

-<( kimangli )>-

Download Sholawat Hadroh Murni Arrohman Group Mantap …

01 Ar Rohman – Hubbun Nabi

02 Ar Rohman – Nurul Musthofa

03 Ar Rohman – Ya Khoiro Hadi

04 Ar Rohman – In Jabartum Kasro Qolby

05 Ar Rohman – Birosulillah

06 Ar Rohman – Ibadallah

07 Ar Rohman – Hubbu Thoha

08 Ar Rohman – Rohmaka

Bonus nich… enak banget lach…

01 Al Asyiqien – Amin Tadzakkur.mp3

02 Al Asyiqien – Fainna Ammaroti.mp3

03 Al Asyiqien – Dzolamtu.mp3

04 Al Asyiqien – Abana Mauliduhu.mp3

05 Al Asyiqien – Ja’at Li Da’wa.mp3

06 Al Asyiqien – Da’ni Wawashfi.mp3

07 Al Asyiqien – Abana Mauliduhu.mp3

08 Al Asyiqien – An Tudz Hilana.mp3

Sholawat Al-Banjari

Selagi di Bulan Mulud ini mari kita perbanyak Sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. sebagai wujud rasa cinta kita kepada Sang Uswatun Khasanah …

mari bersama-sama saling mengingatkan dalam hal kebaikan. kita gapai kejayaan nusantara di era ini. jadikan negeri ini yang gemah ripah loh jinawi.

-<( kimangli )>-

Koleksi Download Sholawat Cinta Rasul

Sholawat Hadad Alwi dan Sulis

CINTA RASUL 1

01 Cinta Rasul 1 – Akhlaaqul Karimah.MP3

02 Cinta Rasul 1 – Al I’tirof.mp3

03 Cinta Rasul 1 – Asmaul Husna.mp3

04 Cinta Rasul 1 – Lil Abi Wal Ummi.mp3

05 Cinta Rasul 1 – Sholawat Badar.mp3

06 Cinta Rasul 1 – Ya Nabi Salam Alaika.mp3

07 Cinta Rasul 1 – Ya Robbi Bil Musthofa.mp3

08 Cinta Rasul 1 – Ya Thoyyibah.mp3

CINTA RASUL 2

01 Cinta Rasul 2 – Annabiy Shollualaih.MP3

02 Cinta Rasul 2 – Assalamualaik.MP3

03 Cinta Rasul 2 – Nuru lMustofa.MP3

04 Cinta Rasul 2 – Ummi.MP3

05 Cinta Rasul 2 – Yaa Abaz zahro.MP3

06 Cinta Rasul 2 – YaaGhoffar.MP3

07 Cinta Rasul 2 – Yaa Sayyidi Yaa Rasulullah.MP3

CINTA RASUL 3

01 Cinta Rasul 3 – Marhaban.mp3

02 Cinta Rasul 3 – Maulaya.mp3

03 Cinta Rasul 3 – Ya Zahro.mp3

04 Cinta Rasul 3 – Allah, Allah.mp3

05 Cinta Rasul 3 – Laka Ya Robb.mp3

06 Cinta Rasul 3 – Ridhor-Rohman.mp3

CINTA RASUL 4

01 Cinta Rasul 4 – Ya Hannan.mp3

02 Cinta Rasul 4 – Sholawatullahhi ‘Alaik.mp3

03 Cinta Rasul 4 – Ya ‘Alimal-Hal.mp3

04 Cinta Rasul 4 – Alfu Salam.mp3

05 Cinta Rasul 4 – Sholli wa Sallim.mp3

06 Cinta Rasul 4 – Ya Ala Baitin-Nabi.mp3

07 Cinta Rasul 4 – Khoirul Bariyyah.mp3

08 Cinta Rasul 4 – Ya Arhamar Rohimien.mp3

CINTA RASUL 5

01. Cinta Rasul 5 – Allah Allah.mp3

02. Cinta Rasul 5 – Abiy.mp3

03. Cinta Rasul 5 – Ya Nabi Yal Huda.mp3

04. Cinta Rasul 5 – Assalamu’Alaik.mp3

05. Cinta Rasul 5 – Ya Ummi Ya Zahro.mp3

07. Cinta Rasul 5 – Ya Allah Ya Azhiem.mp3

08. Cinta Rasul 5 – Abiy (karaoke-minus One).mp3

CINTA RASUL 6

01. Cinta Rasul 6 – Allah Allahu.mp3

02. Cinta Rasul 6 – Isyfa’lana.mp3

03. Cinta Rasul 6 – Al-Hub.mp3

04. Cinta Rasul 6 – Ya Robbiy Ya Rahman.mp3

05. Cinta Rasul 6 – Isyfa’lana (reloaded).mp3

06. Cinta Rasul 6 – Ya Nuuro’ainiy.mp3

07. Cinta Rasul 6 – Ya Nabi Salam Alaika.mp3

08. Cinta Rasul 6 – Shollallahu Ala Muhammad.mp3

09. Cinta Rasul 6 – Nashiriy.mp3

10. Cinta Rasul 6 – Thola’al Badru.mp3

Sulis – Ya Allah

01. Sulis – Ya Allah.mp3

02. Sulis – Kiamat.mp3

03. Sulis – Janjiku Yang Baru.mp3

04. Sulis – Do’a ku.mp3

05. Sulis – Sholawat Badar.mp3

06. Sulis – Tobat.mp3

07. Sulis – Misteri Illahi.mp3

08. Sulis – Ya Nabi Salam.mp3

09. Sulis – Misteri Dua Dunia.mp3

10. Sulis – Teman Biasa.mp3

Album Religi Sulis – The Best Of Sulis 2009

01. Sulis – Ya Thoybah.mp3

02. Sulis – Ibu.mp3

03. Sulis – Nabiyyal Huda.mp3

04. Sulis – Kun Ma’iy.mp3

05. Sulis – Rindu Bertemu Nabi.mp3

06. Sulis – Da’uniy.mp3

07. Sulis – Alfu Salam.mp3

08. Sulis – Ya Ala Baitin Nabi.mp3

09. Sulis – Ya Imamar Rusli.mp3

10. Sulis – Ya Robbi Ya Rohman.mp3

Selagi masih di Bulan Kelahiran sang Uswah, mari kita tingkatkan rasa cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW.

mari bersama-sama saling mengingatkan dalam hal kebaikan. kita gapai kejayaan nusantara di era ini. jadikan negeri ini yang gemah ripah loh jinawi.

-<( kimangli )>-

Dapatkan kaset dan CD nya di Toko terdekat. Jangan Beli Bajakan !!!

Belajar menghargai karya bangsa sendiri.